Sukses

Hati-Hati, 5 Makanan Ini Memicu Peradangan

Liputan6.com, Jakarta Belakangan ini, banyak sekali orang yang mengalami peradangan di tubuhnya. Penyakit jantung, kanker, Alzheimer dan jerawat adalah beberapa konsekuensi akibat terlalu banyak radang di dalam tubuh.

Menurut pakar nutrisi dan dermatologis, Nicholas Perricoe, tubuh kita sebenarnya bergantung pada peradangan yang sementara untuk membantu tubuh melawan cedera dan infeksi yang datang tiba-tiba. Namun ketika peradangan menjadi kronis, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel normal dan proses yang biasanya menyembuhkan justru menjadi menghancurkan.

Banyaknya masalah kesehatan biasanya disebabkan oleh kebanyakan gula. Akan tetapi, peradangan bisa "menyelinap" melalui makanan yang Anda kira tidak akan menimbulkan masalah kesehatan seperti dilansir dari laman WellandGood, Senin (19/9/2016), berikut ini

1. Frozen yogurt
Yoghurt yang satu ini memiliki dua potensi penyebab peradangan, yakni gula dan susu. Susu dapat meningkatkan kadar insulin dan hormon laki-laki, sementara susu merupakan alergen yang umum. Ini berarti dapat memicu reaksi inflamasi atau peradangan.

Namun, tidak semua yogurt beku dibuat sama. Beberapa yogurt beku mengandung kasein protein susu yang dapat meningkatkan peradangan. Ada pula yogurt beku yang mengandung probiotik tertentu yang benar-benar bisa mengurangi radang.

2. Kacang
Seperti susu, kacang juga alergen yang paling umum dan seringkali memicu respon peradangan dalam tubuh ketika berjuang melawan zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Plus, kacang rentan terhadap jamur yang juga bisa menyebabkan reaksi inflamasi.

Jika Anda takut konsumsi kacang, cobalah makan kacang almond organik atau kacang dari pohon lainnya dan juga butter

1 dari 2 halaman

Campuran bumbu

3. Campuran bumbu
Campuran bumbu-bumbu digunakan untuk menambah kelezatan makanan saat memasak. Tetapi, bumbu yang mengandung pewarna buatan dapat mengganggu fungsi hormon dan menyebabkan peradangan. Untuk mendapatkan rasa yang sama tanpa harus mencampur bumbu, cobalah menambahkan lebih cabai rawit, garam laut, lada dan cuka sari apel yang Anda buat sendiri.

4. Sirup agave
Sirup ini merupakan pemanis buatan yang didapatkan dari tumbuhan agave. Sirup ini mengandung fruktosa atau gula yang lebih tinggi dibanding sirup jagung, sehingga memiliki risiko diabetes yang lebih tinggi.

Gula menekan sel-sel darah putih yang membuat kita lebih rentan terhadap penyakit menular seperti flu, batuk hingga kanker. Kelebihan gula juga dapat menyebabkan serat kolagen kehilangan kekuatan mereka sehingga bisa membuat kulit lebih rentan rusak akibat sinar matahari seperti keriput dan kulit menjadi kendur.

5. Barley dan rye
Keduanya merupakan biji-bijian gandum yang sehat dan tidak menyebabkan kenaikan gula darah. Namun, pada beberapa orang, kedua jenis gandum ini bisa memicu peradangan. Mengapa demikian?

Jawabannya adalah gluten. Jika Anda sensitif dengan gluten dan terutama jika Anda memiliki penyakit celiac (gangguan pencernaan akibat konsumsi gluten), konsumsi gandum ini bisa menyebabkan jaringan Anda seperti terbakar.

(Aluna Swara)