Sukses

4 Resep Panjang Umur bagi Pria

Liputan6.com, Jakarta Ternyata rahasia awet muda itu sederhana saja. Tidak perlu repot melakukan terapi hormon, vitamin dosis tinggi atau operasi. Pria yang ingin panjang usia cukup melakukan hal sederhana. Bukan hanya sederhana, tetapi juga menyenangkan buat pria.

Hidup sehat adalah satu cara untuk panjang usia. Caranya mudah saja: tidak merokok, makan secukupnya, rutin latihan olah raga, dan periksa kesehatan secara teratur. 

Kabar terbaru perihal panjang usia buat pria mengatakan bahwa panjang usia atau tidak ditentukan oleh si pria sendiri. Robert Butler, MD, profesor geriatri dari Mount Sinai School of Medicine New York, mengatakan, ”Hanya sekitar 25 persen saja faktor genetika memengaruhi panjang usia. Sisanya ditentukan kita sendiri.”

Pendapat Butler didasarkan pada studi Danish Twins Registry. Studi terkenal itu dimulai 1854 dan sudah mendapat banyak informasi dan bukti perihal genetika dan faktor gaya hidup yang memengaruhi kesehatan dan penuaan.

1. Minum Sedikit Anggur

Studi terakhir menemukan bahwa minum sedikit anggur bisa mengurangi risiko kematian karena sakit jantung. “Kuncinya minum secukupnya. Mungkin dua gelas sehari buat pria. Saran saya satu gelas sehari karena semakin tua, semakin berat dampak alkohol untuk tubuh. Segelas anggur bukan hanya memberi efek rileksasi, tetapi juga meningkatkan kolesterol baik,” kata Butler.
Minuman beralkohol yang bermanfaat untuk kesehatan adalah anggur, khususnya anggur merah. Anggur jenis ini mengandung senyawa polifenol yang bermanfaat mencegah penumpukan jaringan lemak di pembuluh arteri yang menyebabkan stroke atau serangan jantung.

2. Jangan Lupakan Sayur dan Buah

“Anda sebaiknya makan lima sampai tujuh porsi buah dan sayur sehari. Buah dan sayur tidak hanya mengandung vitamin, tetapi juga banyak senyawa lain,” ujar Butler.
Guru kesehatan alternatif Andrew Weil, MD, menyarankan pria lanjut usia mengonsumsi vitamin C, E, selenium, kalsium, asam lemak omega-3, dan jahe. Meski demikian, Butler ragu suplemen bisa meningkatkan harapan hidup.
“Jika Anda makan sayur dan buah dalam pola makan seimbang, Anda mungkin tak butuh banyak suplementasi vitamin,” katanya.

1 dari 2 halaman

3. Tetap Hidup Aktif

3. Tetap Hidup Aktif

Butler kini berusia 80 tahun dan masih bekerja 60 jam sepekan. Meski demikian, ia masih tetap menikmati hidup. “Saya gila kerja, tetapi juga tahu bersenang-senang. Saya sering pergi di akhir pekan untuk berlibur,” tuturnya. Ia juga sangat percaya manfaat jalan cepat. “Jalan cepat itu sama dampaknya dengan joging. Saya sudah tidak bisa joging karena bisa merusak lutut,” katanya.

Olah raga jalan cepat juga membuatnya tetap bisa bersosialisasi. Ini menurutnya bisa memperpanjang usia pria. Tak jarang, ia dan rekan-rekannya sarapan bersama dan membahas topik-topik menarik setelah jalan pagi.

Pria yang tetap aktif secara intelektual juga cenderung panjang usia. Aktif secara intelektual artinya tetap membaca, mengikuti berita, dan bergabung di klub sosial.

4. Kehidupan Seks Sehat

“Sebenarnya kami belum cukup meneliti seksualitas, sehingga tak bisa menjawab secara ilmiah pengaruh seks terhadap panjang usia. Namun, kita tahu bahwa pria menikah berumur lebih panjang. Mungkin tak ada hubungannya dengan seks, tetapi ada seseorang yang merawat diri pria lansia ketika ia sakit,” papar Butler.

Kemudian pertambahan berat badan di usia 70 dan 80-an buat pria juga belum tentu berarti akhir dunia. “Pertambahan berat badan tampaknya kurang bermakna buat pria lansia,” kata Lawrence Greenblatt, MD.

Faktanya, pria lansia dengan berat tubuh normal lebih mudah diprediksi meninggal daripada pria dengan berat badan lebih. Ini mungkin disebabkan fakta bahwa populasi pria dengan berat tubuh normal juga termasuk mereka yang dulunya kegemukan, tetapi sejak sakit menjadi kurus. Akibatnya, harapan hidup pemilik berat badan normal termasuk dalam kelompok pria yang jadi kurus karena sakit.

1 Komentar

Video Populer

Foto Populer