Sukses

Profil Penny Kusumastuti Lukito, Kepala BPOM Baru

Liputan6.com, Jakarta Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 68/TPA tertanggal 19 Juli 2016, Presiden Joko Widodo melantik Penny Kusumastuti Lukito yang sebelumnya menjadi pejabat fungsional di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai Kepala Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Rabu (20/7/2016).

Penny Kusumastuti Lukito menikah dengan Firdaus Ali Ph.D dan dikarunia 4 orang putra-putri. Tinggal di Jakarta. Latar belakang pendidikan adalah S-1 dari Jurusan Teknik Lingkungan-ITB pada tahun 1988. Pogram Master in City Planning (MCP) dalam bidang Perencanaan dan Kebijakan Lingkungan (Environmental Policy and Planning) dari Department of Urban Studies and Planning, di Massachusetts Institute of Technologi (MIT) Cambridge-Massachusetss, Amerika Serikat pada tahun 1994. Dan Program Ph.D dengan major bidang Teknik Lingkungan di Departement Civil and Environamental Engineering dan minor pada City and Regional Planning, University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat pada tahun 2000.

Karier dan pengabdian sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS dijalankan sejak 1990. Pernah menduduki berbagai jabatan struktural, terakhir menduduki jabatan Eselon II di Direktorat Sistem dan Pelaporan Evaluasi Kinerja Pembangunan (2011). Semenjak 2011 Penny ditugaskan sebagai Senior Development Policy Adviser pada Tim Analisa Kebijakan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dengan jabatan fungsional Perencana Utama.

Berikut bio data lengkapnya :

Nama : Dr. Ir. Penny Kusumastuti Lukito, MCP

Kelahiran : Jakarta, 9 November 1963

E-mail : pennylukito@alum.mit.edu

Pendidikan formal :

S3: Ph.D. dengan Major bidang Teknik Lingkungan, dan Minor di Urban and Regional Planning, University of Wisconsin-Madison. Wisconsin, Amerika Serikat. Juni, 2000.
S2: Masterin City Planning (MCP), Massachusetts Institute of Techonology (MIT), Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Di bidang Environmental Policy and Planning (Perencanaan dan Kebijakan Lingkungan), Mei 1994.
S1: Ir. Jurusan Teknik Lingkungan. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Jabatan :

2013 – Pejabat Fungsional Perencana Utama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (Keputusan Presiden No. 132/M Tahun 2013).
2012- 2014 Anggota Komisi Nasional Perumusan Agenda Pembangunan Pasca MDG-2015 (Keputusan Presiden No. 29 tahun 2012).
2008 – 2011 Direktur Sistem dan Pelaporan Evaluasi Kinerja Pembangunan, Deputi Evaluasi Kinerja Pembangunan, Bappenas.
2007 – 2008 Direktur Lingkungan Hidup, Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, BAPPENAS.
2005 – 2007 Inspektur Bidang Kinerja Kelembagaan, Inspektorat Utama – BAPPENAS.
2002 – 2005 Direktur Perkotaan dan Perdesaan, Deputi Bidang Regional dan Otonomi Daerah – BAPPENAS.
2001 – 2002 Kepala Sub-Direktorat Lingkungan Hidup, Direktorat Penataan Ruang, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup, Deputi Bidang Regional dan Otonomi Daerah – BAPPENAS.
2000 – 2001 Kepala Bagian Penataan Ruang, Direktorat Penataan Ruang, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup, Deputy Regional dan OtDa – BAPPENAS.
Pendidikan kepemimpinan :

(Agustus 2009). Lulus Diklat SPAMEN/Kepemimpinan Tingkat II, Angkatan XXVII LAN, Jakarta.
(Oktober 2001). Kelulusan Ranking Pertama, Diklat SPAMAKepemimpinan Tingkat III. Bappenas-LAN, Jakarta.
Training dan pengalaman keprofesian terpenting :

(September, 2013). Advanced Training tentang Kajian Kebijakan Publik (Bridging Research to Policy), Queensland University, Brisbane-Australia.
(2013-2014). NaraSumber dan Delegasi RI pada rangkaian Global Dialog for Ministries and Agency for International Development Cooperation. Dialog terkait South-South Cooperation bersama Negara-negara kawasan Asia dan Amerika Latin. Fokus pada Monitoring dan Evaluasi, serta komunikasi kebijakan. di Lima, PERU-Amerika Latin (April 2013) dan Mexico City (Desember 2014), dan di Yokohama –Jepang.
(Juni – Juli 2011). Training dan Studi Visit. “Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Kinerja Di Amerika Serikat (US Practice in Performance Based Budgeting and Government Performance Measurement”. Washington DC, Amerika Serikat. JICA/GOI.
(Oktober 2010). Studi Visit di Perancis dan Denmark “Reformasi Perencanaan & Penganggaran”. MDTF-World Bank, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan /Bappenas.
(Maret 2009). Asian Forum on Institutionalization of Evaluation System, diselenggarakan oleh JICA di Tokyo-Jepang.
(Juni 2006). Training dan Studi Banding dalam bidang Kebijakan, Perencanaan Pembangunan, Pembiayaan dan Auditing di Canada. Ottawa-Canada.
(Oktober 2006). Workshop Regional Seminar on Anti Corruption. Diselenggarakan oleh Asian Development Bank di Manila-Filipina.
(November 2005). Training Pendidikan Internal Auditor. Jakarta. (Maret, 2005).
( Juni, 2005) Studi Banding Pembangunan Kota-Desa untuk Penanggulangan Kemiskinan di China. Beijing-CHINA.
Karya profesional :

Penulis Buku: ”MEMBUMIKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKTOR PUBLIK: TANTANGAN BERDEMOKRASI KE DEPAN”, PENERBIT PT GRAMEDIA-JAKARTA,2013.
Policy Paper: KEBIJAKAN SUBSIDI UNTUK PELAYANAN AIR MINUM YANG BERKEADILAN BAGI MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN. BAPPPENAS-LPEM UI, 2013.
Penulis Artikel: HARAPAN BARU UNTUK REFORMASI BIROKRASI. Koran Tempo 24 Februari 2012.
Penulis Artikel: LEADERSHIP KEY TO INDONESIAN BUREAUCRATIC REFORM. Jakarta Post, 15 Februari 2012.
Nara-Sumber/Pengajar: Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan, dan Evaluasi Kebijakan Publik. Diantaranya di lingkungan instansi: BPK, BPKP, BKF-Kementerian Keuangan, LPEM-UI, KL dan Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Timor Leste.
Penghargaan tanda jasa :

SATYA LENCANA WIRAKARYA dari Presiden RI berdasarkan Kepres No. 043/TK/2006 tahun 2006. Pengabdian dalam Perencanaan Pembangunan Perkotaan dan Perdesaan.
LULUS TERBAIK (2001) Penghargaan sebagai Ranking Pertama dalam Diklat SPAMA Kepemimpinan Tingkat III.LAN.
SATYA LENCANA KARYA XX TAHUN dari Presiden RI pada tahun 2011 setelah mengabdi 20 tahun sebagai perencana di BAPPENAS.

 

Simak wawancara ekslusif Kepala BPOM, Penny Lukito kepada Liputan6.com berikut ini: