Sukses

Serangan Jantung di Usia 55, Tanda Gaya Hidup Perempuan Buruk

Liputan6.com, Jakarta Ketua Pokja Kardiologi Perempuan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr Antonia Anna Lukito SpJP mengatakan, meski penyakit jantung pada perempuan baru terjadi begitu memasuki umur 55 tahun bukan berarti dapat dikatakan lebih baik dari laki-laki yang sudah terkena di umur 45 tahun.

"Laki-laki 45 tahun sudah banyak yang jantung, perempuan 45 tahun masih aman. Tapi begitu menopause di umur 55 tahun lain lagi ceritanya. Kejadiannya benar-benar lebih cepat dan lebih jelek," kata Anna di Annual Scientific Meeting of Indonesia Heart Association (ASMIHA) 2016 di Jakarta, Jumat (15/4/2016) sore.

 

Menurut Anna, kalau perempuan begitu masuk massa menopause terkena penyakit jantung atau serangan jantung, itu berarti cara hidupnya selama ini buruk sekali. Ini merupakan dampak dari tidak pernah jaga badan, tidak mengontrol gula darah, dan kolesterol tinggi.

"Kalau sudah sampai kena jantung, kebangetan banget cara hidupnya. Sebelum menopause, berarti cara hidupnya kacau banget," kata Anna.

Anna menjelaskan, sudah banyak penelitian yang membuktikan hormon estrogen begitu berpengaruh terhadap kesehatan jantung perempuan. Apalagi bila tidak diimbangi dengan pola hidup yang sehat. Kejadian penyakit jantung yang menimpa mereka pun bisa lebih buruk dari laki-laki.

"Misalnya pada laki-laki umur 55 tahun dan wanita juga 55 tahun, sama-sama kena penyakit jantung, yang lebih berbahaya dan mematikan ya yang pada perempuan," kata Anna menekankan.

Artikel Selanjutnya
6 Alasan Pria Wajib Konsumsi Buah Berry dan Jeruk
Artikel Selanjutnya
Seks di Pagi Hari Potensi Hamil Lebih Besar, Benarkah?