Sukses

Mind and Soul: Agar Anak Tidak Merasa Diabaikan Orangtua

Liputan6.com, Jakarta Akan muncul rasa diabaikan dari dalam diri seorang anak yang kurang mendapat perhatian orangtua yang terlalu sibuk bekerja. Jangan sampai si Kecil merasa hidup sebatang kara karena setiap kali bangun di pagi hari, Anda sudah di jalan menuju kantor. Tentu Anda tak ingin hal ini terjadi, bukan?

Beginilah cara yang harus Anda lakukan agar buah hati tercinta tidak memiliki rasa diabaikan dari Founder Spirit of Life (SOUL) Bunda Arsaningsih, seperti yang ia ungkapkan di program Mind and Soul Liputan6.com pada Rabu (6/4/2016)

Setiap pagi sebelum Anda bekerja, tolong bangunkan si Kecil terlebih dahulu. Katakan pada mereka bahwa Anda berdua harus bekerja untuk mencari nafkah. Dengan begitu anak akan merasa dihargai. "Anak merasa tenang karena tahu orangtua meninggalkan dia untuk bekerja," kata Bunda Arsaningsih.

Ketika jarum jam berada di angka 12, segera menelepon anak di rumah dan tanyakan apakah mereka sudah makan atau belum. Atau tanyakan hal-hal sederhana yang membuat mereka merasa Anda ingat kepadanya. "Ini membuat mereka merasa ada. Dengan proses sederhana ini, tentu anak-anak tidak lagi merasa diabaikan," ujar Bunda Arsaningsih menambahkan.

Dan ketika Anda pulang dari kerja, kata Arsaningsih, mohon untuk tidak langsung pergi ke kamar dan beristirahat karena kelelahan sehabis menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. Tapi luangkan waktu mendengar semua celotehan anak. Tanyakan juga bagaimana mereka selama di sekolah. Mungkin habis dijahilin teman-temannya atau dihukum oleh guru.

"Mungkin si Kecil juga ada PR. Dengan mendengarkan mereka bercerita, mereka akan merasa aman walaupun tidak berada di dekat Anda. Mereka akan tahu mama dan papa membantu juga sedang memantau," kata Bunda Arsaningsih melanjutkan.

Di sinilah peran orangtua yang menurut Bunda Arsaningsih mulai memudar. Jika orangtua sejak kecil mendidik anak dengan memenuhi semua cinta dan perhatian untuk mereka, si kecil akan tumbuh menjadi anak yang kelak bisa menghargai kita.

"Luangkanlah waktu untuk bersama, walau Anda tidak berada di dekat mereka (di pagi sampai sore hari)," kata Bunda Arsaningsih menekankan.