Sukses

Cara Mudik Aman dan Ramah bagi Anak

Sejumlah cara atau kiat kepada orang tua untuk mewujudkan mudik yang ramah untuk anak sehingga anak lebih nyaman ketika mudik.

Liputan6.com, Jakarta Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto memberikan sejumlah cara atau kiat kepada orang tua untuk mewujudkan mudik yang ramah untuk anak sehingga anak lebih nyaman ketika mudik.

"Angka kecelakaan pengendara sepeda motor masih sangat tinggi, karena ini sebaiknya tidak membawa anak mudik dengan sepeda motor," kata Susanto lewat surat elektronik yang dikirim ke redaksi, di Jakarta, Senin.

Bila memang keluarga tidak memiliki kendaraan roda empat, maka mudik dengan kendaraan umum menjadi pilihan utama. Susanto menyarankan orang tua supaya mengupayakan anak tidak ikut berdesak-desakan bila membawa anak mudik menggunakan kendaraan umum.

Supaya anak tidak bosan selama perjalanan mudik, Susanto memberikan kiat pada orang tua agar menyiapkan mainan yang disukai anak untuk menemani perjalanan.

"Siapkan juga vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan anak sepanjang perjalanan," ujarnya.

Bila mudik membawa mobil pribadi, Susanto mengatakan orang tua harus memastikan kendaraan dalam kondisi baik. Kondisi mesin, oli, ban cadangan dan komponen lain perlu dicek dan dipastikan siap untuk dibawa mudik.

"Sepanjang perjalanan, jelaskan pada anak ciri-ciri khas dan keunggulan kota-kota yang dilalui. Selain agar anak tidak jenuh. Hal itu juga akan menambah pengetahuan anak," tuturnya.

Stamina orang tua dan kondisi fisik anak juga perlu dijaga. Karena itu, Susanto menyarankan agar sering beristirahat di tempat-tempat yang disediakan. Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi bila kondisi badan lelah.

Orang tua juga harus memastikan diri tidak mengebut dan mengendarai mobil dengan sewajarnya. Beri contoh kepada anak untuk menaati rambu-rambu dan peraturan lalu lintas.

"Untuk menjaga kesehatan, hindari jajan atau beli makanan di pinggir jalan. Persiapkan bekal yang sehat secukupnya. Bila kondisi sakit, segera berobat ke klinik atau layanan kesehatan terdekat," katanya.

Orang tua juga bisa menghindarkan anak dari kebosanan dengan membaca buku cerita yang menarik dan memiliki nilai edukasi untuk mengisi waktu di perjalanan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.