Sukses

Mengenal Meningitis, Penyakit yang Diderita Olga Syahputra

Liputan6.com, Jakarta Presenter sekaligus komedian, Olga Syahputra meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Singapura pada 16.17 waktu setempat. Informasi terakhir, Olga meninggal dunia karena penyakit meningitis di usia 32 tahun.

Meningitis adalah salah satu penyakit yang menyerang otak. Menurut laman resmi WHO, penyakit ini disebabkan karena infeksi dari bakteri, virus maupun jamur. Berikut penjelasan selengkapnya seperti dilansir Mayo Clinic, Kamis (27/3/2015).

Deskripsi

Meningitis adalah sebuah kondisi ketika selaput (meninges) yang mengelilingi sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang mengalami peradangan. Setelah itu, selaput tersebut akan membengkak.

Memang, penyakit ini akan membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Namun, bila dibiarkan begitu saja dan tidak melakukan pengobatan, penyakit ini akan menimbulkan komplikasi serius dan semakin lama akan semakin parah. 

Jenis komplikasi yang mungkin akan muncul, antara lain gangguan pada pendengaran, kerusakan pada otak, gagal ginjal, syok, masalah pada memori, dan masalah berjalan. Selain itu, risiko kejang dan kerusakan saraf permanen akan terjadi bila tidak melakukan pengobatan dengan cepat. Hal itu secara tidak langsung akan mengancam jiwa Anda.

Gejala

Tanda dan gejala dari penyakit meningitis dapat muncul dalam hitungan jam atau bahkan lebih dari satu atau dua hari. Tanda dan gejala ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada bayi yang baru dilahirkan. 

Pada anak lebih dari usia dua tahun dan orang dewasa akan mengalami gejala seperti mendadak demam tinggi, sakit kepala parah tanpa sebab yang jelas, leher kaku, mual, sulit konsentrasi, sensitif terhadap cahaya, ruam kulit,

Sedangkan pada bayi mereka tidak akan mengalami sakit kepala dengan gejala demam tinggi, lebih sering menangis karena tidak nyaman, lesu, tubuh dan leher terasa kaku.

Pengobatan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penyakit meningitis bisa saja sembuh walaupun tidak melakukan pengobatan. Namun, penyakit ini bisa juga berkembang menjadi lebih perah dan dapat menimbulkan komplikasi, seperti pada penyakit meningitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Hal ini sangat membutuhkan pengobatan antibiotik untuk mempercepat proses pemulihan.

Bila menunda pengobatan, hal itu akan meningkatkan risiko kerusakan permanen pada otak dan berujung kepada kematian.