Sukses

Perut Kembung, Penyakit yang Sering Dianggap Masuk Angin

Perut kembung sering disamakan dengan masuk angin. Padahal, kedua hal tersebut sangat berbeda. Berikut cara mengatasi perut kembung.

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tidak kenal dengan masuk angin? Penyakit ini begitu populer di kalangan masyarakat. Tidak jarang, saat perut kembung dan diikuti dengan sendawa, seseorang akan langsung menyimpulkan bahwa dirinya terkena masuk angin.

Memang, perut kembung dan sendawa adalah gejala paling umum untuk masuk angin. Tetapi, tahukah Anda bahwa dalam kamus kedokteran, tidak ada istilah masuk angin. Meskipun begitu, perut kembung sebagai salah satu gejala seseorang dianggap masuk angin memang ada penjelasan medisnya.

Dilansir dari Emedicine Health, Selasa (16/12/2014), perut kembung adalah suatu kondisi dimana adanya kelebihan gas di saluran pencernaan seperti esofagus, lambung, usus kecil dan usus besar. Kelebihan gas pada saluran pencernaan tersebut dapat berasal dari dua sumber, yaitu dari peningkatan konsumsi gas dan peningkatan produksi gas.

Peningkatan konsumsi gas dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi minuman bersoda dan permen karet sehingga udara ikut tertelan. Sedangkan untuk produksi gas berasal dari sumber makanan yang dapat menghasilkan gas. Sumber makanan ini biasanya mengandung karbohidrat seperti kacang, bawang dan anggur merah.

Jadi, sebab perut kembung yang dianggap sama dengan masuk angin tersebut bukanlah berasal dari angin yang masuk dari luar ke dalam butuh sebagaimana yang dipahami sebagai "masuk angin". Lalu, bagaimana mengatasi perut kembung?

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Cara Mengatasi Perut Kembung

Untuk dapat mengatasi perut kembung, maka terlebih dahulu harus diketahui apa penyebab perut kembung tersebut.

Sebelumnya telah dijelaskan beberapa sebab dari perut kembung. Jika perut kembung disebabkan karena mengonsumsi makanan tertentu, maka cara mengatasinya adalah dengan tidak mengonsumsi makanan itu dalam waktu tertentu.

Meskipun begitu, secara umum untuk mengatasi perut kembung seseorang dapat menggunakan obat tertentu. Obat untuk mengatasi perut kembung adalah obat yang mengandung zat simetikon, yaitu zat yang dapat melarutkan gelembung gas. Zat ini dapat ditemukan di semua obat mag.

Hal yang perlu diketahui, perut kembung juga mungkin saja merupakan gejala awal dari penyakit lain yang lebih serius. Misalnya penyakit tifus, liver bahkan usus buntu.

Untuk itu, jika perut kembung tidak kunjung sembuh dan justru bertambah parah, atau jika perut kembung diikuti dengan muntah, diare, turunnya berat badan atau ada darah saat BAB, maka sebaiknya Anda segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini