Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

LanjutkanStop di Sini

Kunci Terjebak di Kelamin Usai Bermain Putri dan Naga

Kunci terjebak di kelamin Michelle saat bermain putri cantik dan naga. Ini membuatnya harus masuk UGD.

Liputan6.com, New York Variasi dalam berhubungan intim itu perlu, tapi berhati-hatilah. Pasangan dari Kanada yang diidentifikasi sebagai Jason dan Michelle `bermain-main` yang tak biasa. Sayangnya, hal itu membuat sang wanita menderita.

Pasangan di Van Nuys, California, bermain-main dengan berperan sebagai seorang putri cantik dan seekor naga bernapas api. Dan keduanya menggunakan borgol saat bercinta.

Selama permainan peran itu, kunci borgol di tempatkan di dalam vagina (Miss V) wanita. Namun, kunci itu masuk ke dalam rahimnya sehingga ia harus dibawa ke ruang gawat darurat.

Kisah Jason dan Michelle diceritakan dalam episode Sex Sent Me to The E.R di TLC seperti dilansir HuffingtonPost, Minggu (25/5/2014).

Awalnya, Jason dan Michelle menyembunyikan kisah sebenarnya. Keduanya tak ingin mempermalukan dirinya. Tapi, dokter di ruang gawat darurat jadi tak bisa mengetahui apa yang membuat Michelle tak nyaman. Akhirnya dokter mengomelinya dan pasangan tersebut berkata jujur.

Dokter kemudian memeriksa Michelle dan menemukan kunci ada di samping leher rahimnya. Yang jadi masalah, kunci itu terbelit tali nilon dari IUDnya, sebuah kontrasepsi yang tertanam di dalam rahim.

Dr Michelle Pearl, dokter di ruang gawat darurat yang tak menangani kasus Michelle mengatakan, kasus ini orang memasukkan objek ke vagina itu tak biasa.

"Saya jelas tak pernah merekomendasikan siapapun melakukan hal seperti ini, bahkan apabila Anda menilai ini untuk gairah," kata Dr Pearl.

Menurutnya, terjebaknya kunci bisa berbahaya tergantung lokasinya. "Kita berbicara tentang benda logam bergerigi di tempat yang sangat sensitif," kata Dr Pearl.

"Di atas semua itu, apabila ada robekan, Anda perlu perbaikan dengan bedah," katanya lagi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini